Mahasiswa KKN IAIN Kudus Melakukan Penyuluhan Gizi Seimbang untuk Anak

MAHASISWA KKN IAIN KUDUS PENYULUHAN GIZI SEIMBANG UNTUK ANAK

Pada 18 September 2021, telah diadakan kegiatan Penyuluhan Gizi Seimbang Untuk Anak. Kegiatan ini ditujukan kepada para ibu agar mereka bisa memahami pentingnya gizi seimbang untuk anak-anak mereka.Kegiatan ini diadakan karena masih kurangnya pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang untuk anak. Kegiatan ini diadakan di setiap perdukuhan desa karangwage.

Masa kanak-kanak merupakan masa yang sangat penting yang harus diperhatikan oleh para ibu untuk menjaga agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, sehat dan cerdas. Oleh karena itu, para ibu harus memperhatikan asupan gizi untuk anak-anaknya. Gizi adalah zat yang dikonsumsi karena dapat memberikan energi, atau dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan dan menjaga kesehatan atau jika kekurangan maka akan menyebabkan perubahan biokimia maupun fisiologi dalam tubuh. Karbohidrat, protein dan lemak merupakan zat gizi makro yang dibutuhkan tubuh. Sedangkan vitamin dan mineral merupakan zat gizi mikro yang dibutuhkan oleh tubuh.

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari–hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan ideal. Jumlah sesuai dengan kebutuhan tubuh berarti bahwa jumlah asupan sama dengan jumlah energi yang dikeluarkan sehingga tidak kurang atau tidak berlebih. Prinsip keangkeargaman pangan penting diperhatikan dalam makanan yang diberikan kepada anak agar anak mendapatkan berbagai macam zat gizi yang diperlukan oleh tubuhnya di samping itu makanan yang bervariasi akan meningkatkan selera makan anak. Penting pula diperhatikan agar anak mempunyai polah hidup yang aktif sehingga terjadi keseimbangan antara asupan energi dengan energi yang dikeluarkan. Selain itu para ibu juga perlu memperhatikan kebersihan dalam pemberian makanan kepada anak untuk menghindari penyakit yang dapat timbul dari makanan yang tidak bersih. Kebersihan mencakup persiapan, pengolahan maupun penyajian makanan. Ibu juga perlu memantau berat badan anak untuk mengetahui status gizinya.

Di samping seimbang, pemberian gizi pada anak harus tepat. Pertama, tepat kombinasi gizinya. Artinya semua kebutuhan zat gizinya terpenuhi dengan kombinasi dan susunan yang tepat. Kedua, tepat porsinya. Artinya porsi makanan yang diberikan berdasarkan kebutuhan tubuhnya atau sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian. Ketiga, tepat dengan tahap perkembangan anak. Artinya makanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan kalori anak berdasarkan usia dan berat badan anak. Jika kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi maka anak akan mengalami kekurangan gizi. Atau sebaliknya, jika anak mengalami kelebihan energi maka anak akan mengalami kegemukan atau obesitas. Kegemukan atau obesitas dapat meningkatkan resiko penyakit jantung koroner, diabetes maupun penyakit degeneratif lainnya.

Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para ibu-ibu tentang pentingnya gizi untuk anak.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan